INILAH.COM, Surabaya - Gara-gara SMS mesra yang diterima istrinya, seorang kuli bangunan nekad gantung diri, Jumat (29/1). Perbuatan itu dilakukan Damin (23) di rumahnya di Jalan Manukan Kulon I, Surabaya.
Kapolsek Tandes AKP Supardi mengatakan, perbuatan nekat korban ini berawal dari SMS mesra yang masuk di HP istrinya. "Secara tak sengaja, korban ini membaca SMS yang ada di HP istrinya. Saat itu, korban membaca ada SMS yang bertuliskan mesra," kata Supardi.
Sejak membaca SMS mesra itu, korban dan istrinya ini sering cek-cok. "Padahal korban dan istrinya ini baru saja menikah. Kalau gak salah korban menikah di akhir Tahun 2009 lalu," kata mantan Kasat Narkoba Polres Surabaya Selatan ini.
Puncaknya terjadi dinihari tadi, korban dan istrinya bertengkar. Diduga istrinya selingkuh, korban langsung nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dengan tali tampar.
Tubuh korban diketahui kali pertama oleh istrinya. Selanjutnya istri korban melapor ke tetangga. Warga lalu membawa korban ke RS Muji Rahayu untuk mendapatkan perawatan. Tapi tak lama, korban menghembuskan nafasnya terakhir.
"Mayatnya langsung kita kirim ke kamar jenazah RSU Dr Soetomo untuk diotopsi. Tapi kasus ini kita limpahkan ke Polres Surabaya Utara," kata Supardi. [beritajatim.com/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !