INILAH.COM, Madrid - Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menolak banding Real Madrid atas dua kali larangan bermain yang diterima Cristiano Ronaldo pada pertandingan melawan Malaga.
Tiga anggota komdis, Joseph Matthew Diaz, Pedro Garcia Perez and Francisco Rubio Sanchez menolak banding yang diajukan Madrid dan tetap pada keputusan sebelumnya, demikian dilansir Marca.
Hukuman ini dipicu aksi Ronaldo menyikut pemain Malaga, Patrick Mtiliga, hingga mengalami retak tulang hidung. Akibatnya, wasit langsung menghadiahi CR9 kartu merah.
Menanggapi keputusan itu, direktur Madrid, Emilio Butragueno, berkata, Kami menghargai keputusan mereka karena memang mereka lah yang berwenang, tetapi klub harus memperjuangkan hak pemain dan tim, jadi masalah ini belum selesai.
Kami akan mempertimbangkan jalur hukum untuk menyelesaikan kasus ini. Kami memiliki argumen yang meyakinkan, lanjutnya.
Pertandingan melawan Deportivo adalah laga yang berat, dengan atau tanpa Ronaldo. Kami tak pernah menang di Riazor dalam 18 tahun terakhir, dan saya harap kami dapat menghentikannya di tahun 2010 ini, terang Butragueno.
Mtiglia terkena sikutan Ronaldo setelah gelandang Malaga itu berhasil dilewati CR9, namun tetap berusaha mengehentikan dengan menarik baju lawannya. Ronaldo yang tak melihat kebelakang berusaha melepaskan tarikan tersebut dengan ayunan lengannya, namun sikutnya mengenai muka Mtiglia yang langsung terkapar.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !