INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang (ANTM) telah melakukan pembicaraan dengan PT Freeport Indonesia untuk mengolah konsentrat Freeport. Pengolahan dilakukan di pabrik smelter Pulaugadung."Kami siap menampung dan mengolah konsentrat dari PT Freeport Indonesia. Kita akan mengolahnya di pabrik smelter di Pulogadung, Jakarta," kata Direktur Utama Aneka Tambang, Alwinsyah Loebis di Jakarta, Jumat (29/1).
Lanjutnya, dari permbicaraan tersebut pihaknya mendapatkan persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Menteri Perindustrian. Hal ini merupakan dampak positif dari UU Minerba bagi BUMN pertambangan. Pasalnya, keharusan mengelola di dalam negeri menjadi peluang bagi BUMN untuk melakukan pengelolaan dan pemurnian hasil tambang dari pemegang izin usaha
lainnya.
Selain itu lanjutnya, Antam juga siap dan telah mulai mengolah logam mineral slime pada pabrik pemurnian dalam negeri. Walaupun sebenarnya Antam sudah pernah mencoba untuk pengolahan logam mineral slime dengan kapasitas kecil. "Itu baru uji coba atau percobaan dengan kapasitas 500.000 ton per tahun," ungkapnya. [hid]