inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pansus Boleh Ambil Data dengan Cara Apapun

Headline
Priyo Budi Santoso - Inilah.com
Oleh:
Jumat, 29 Januari 2010 | 17:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Rapat konsultasi pimpinan DPR memutuskan Pansus Hak Angket Century mendapatkan data dengan cara apapun, yang sah dan dilindungi undang-undang.

Keputusan ini menjadi kesimpulan dari rapat konsultasi pimpinan DPR, Jumat (29/1). Rapat dihadiri anggota Pansus Hak Angket, Ketua BPK dan wakil, Kepala PPATK dan Plt Gubernur BI.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar, Priyo Budi Santoso. Dalam rapat yang berlangsung hampir empat jam itu, perdebatan banyak terjadi terkait soal data penelusuran aliran dana.

Pada akhir rapat, Priyo menyimpulkan adanya tiga masalah penting terkait dengan Pansus Hak Angket Century. Yaitu, tentang kelengkapan data, yang tidak sesuai dengan yang sudah diinventarisasi oleh Pansus.

Lalu, soal permintaan audit investigasi terutama soal aliran dana FPJP dan PMS. Terakhir, tentang kelengkapan data yang berdasarkan Undang-undang, tidak bisa dikeluarkan oleh BPK, PPATK atau BI.

Karena itu, dalam rapat konsultasi itu, Priyo membacakan kesimpulan: "Mempersilahkan Pansus Hak Angket untuk mendapatkan seluruh data yang diperlukan terhadap kasus ini dengan cara apapun, yang dilakukan secara sah, yang dilindungi oleh Undang-undang, termasuk dengan meminta Fatwa MA dan melakukan penyitaan melalui permintaan Keputusan Pengadilan."

Yang kedua: "Meminta kepada seluruh lembaga negara, BPK, BI dan PPATK dengan segera melengkapi data yang dibutuhkan." [ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.