INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berjanji akan membereskan masalah ketidakpatuhan wajib pajak, termasuk debitur-debitur nakal yang kerap menghindar dari kewajibannya.
"Kita akan memberesi nanti yang bandel-bandel bayar pajak. Kita beresi yang tidak mau bayar utang, di bank-bank masih banyak. Saya akan cek langsung nanti supaya ekonomi kita sehat," ujarnya dalam peresmian penerapan sistem National Single Window (NSW) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (29/1).
Untuk itu, SBY melanjutkan, pembenahan struktur kelembagaan di instansi-instansi pelayanan publik, seperti Dirjen Pajak, Dirjen Bea Cukai, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN), perlu dilakukan.
"Jangan sampai rakyat tidak tau ada (proses reformasi birokrasi)mandek-mandek di sana. Kita beresi (Ditjen) Bea cukai, (Ditjen) pajak, BPN, semua kita beresi. Tapi semua (pihakk) harus penuhi kewajibannya," tegas SBY.
Dan jika ada pihak-pihak atau instansi yang tidak menjalankan kewajibannya, maka akan diproses secara hukum. "Setelah kita melihat keluar nanti, mana yang tidak menjalanhkan kewajibannya. Kita tegakkan hukum yang seadil-adilnya," ujarnya. [mre]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !