INILAH.COM, Jakarta - Bakal calon wakil bupati Sukabumi Ayu Azhari mengaku, mendapat ancaman teror. Namun, hal tersebut tidak membuat Ayu mundur dari pertarungan.
"Sekarang sudah sering saya diteror. Ditakut-takutin lewat telepon sudah sering sekali. Apalagi di internet, walah seperti semuanya malaikat saja yang nulis," ujar Ayu kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (30/1).
Menurutnya, ancaman teror itu datang karena ada beberapa pihak yang tidak setuju dirinya maju sebagai calon wakil bupati Sukabumi. Ayu menyadari adanya pro dan kontra atas keinginan dirinya untuk masuk ke bursa pemilihan calon wakil bupati Sukabumi.
"Ya mau gimana lagi, dunia itu memang begitu. Pro dan kontra selalu ada dan selalu dicari. Terserah, itu penilaian orang terhadap saya," kata bintang film ini.
Selain itu, Ayu merasa tak takut dengan ancaman kampanye hitam, dengan mengedarkan video mesum maupun foto bugil yang mirip dengannya. Ia menganggap hal tersebut merupakan bagian dari upaya berbagai pihak, yang ingin menjatuhkannya.
"Saya nggak takut dengan black campaign. Memang ada orang yang tidak menyukai saya dan ingin menjatuhkan saya. Tapi biarlah rakyat yang menilai, saya pasrah saja," imbuhnya.
Atas ancaman teror dan black campaign tersebut, artis yang sempat memperoleh piala citra sebagai artis terbaik ini mengaku, tak gentar untuk terus berjuang memenangkan pemilihan sebagai wakil bupati Sukabumi.
"Saya bukan siap tapi saya dipanggil atas dukungan rakyat Sukabumi. Kemarin pas ada kabar yang tidak benar kalau saya mundur dalam pencalonan ini, rakyat di sana sepertinya lemas," pungkasnya. [bar]