INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Ekonomi Faisal Basri mempertanyakan, apa yang dilakukan menteri-menteri KIB Jilid II yang mengiklankan program 100 harinya melalui media masa.
"Ada yang aneh dengan perilaku Menteri, ada menteri yang mengeluarkan dana cukup besar dalam mengiklankan pencapaian program 100 harinya melalui media koran maupun televisi," kata pengamat ekonomi Faisal Basri di Jakarta, Sabtu (30/1).
Dia melanjutkan, apa yang ingin didapat dari mengiklankan program kementerian. Masalahnya, mereka yang membuat program mereka juga yang menilainnya.
Untuk diketahui, beberapa waktu terakhir, mendekati deadline program 100 hari KIB jilid para menteri ramai-ramai muncul di media TV mempromosikan program kerja dan pencapaiannya. Bahkan ada Menteri yang memamerkan semua pencapaiannya melalui iklan di koran-koran.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !