INILAH.COM, Jakarta - PT Samuel Sekuritas memprediksi dengan rights issue sebanyak 2,37 miliar saham pada Rp3,749 per sama maka target harga saham BMRI stagnan di level Rp5.800 per saham.
Rights issue tidak memberiukan dampak signifikan terhadap penruunan ROE, karena kenaikan jumlah modal diikuti kenaikan laba bersih akibat penurunan tax espense (ROE 19,5% versus current estimate sekita 19,9%.
"Kami telah menggunakan asumsi free float40% pada 2011 dalam valuasi kamu sehingga tidak memberikan pengaruh terhadap target price," tulis riset Samuel Sekuritas Edisi 29 Januari 2010 seperti dikutip INILAH.COM.
Perhitungan Samuel, tambahan modal ini akan menaikkan CAR menjaid 18,4% pada separuh 2010 dan tier 1 menjadi 14,8%. Pengautan posisi modal ini akan mendikung rencana ekspansi kredit BMRI yang tahun ini ditargetkan tumbuh minimal 20%. Apabila peningkatan free float dengan divestasi saham pemerintah, tidak berdampak pada peningkatan modal, sehingga kurnag mendukung dalam rencana ekspansi kredit, namun ROE akan lebih baik.
"Sementara itu, penambahna modal yang telah dilakukan melalui subdebt tidak berpengaruh pada tier 1," prediksinya. [san/cms]