Senin, 28 Mei 2012 | 22:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Diburu Demonstran, Menkeu Sri Mulyani Kabur
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Sabtu, 30 Januari 2010 | 12:26 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Puluhan massa terus mengejar Menkeu Sri Mulyani. Beberapa saat setelah Menkeu hadir dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Akibatnya macet.

Menkeu Sri Mulyani, Sabtu (30/1), hadir sebagai salah satu pembicara di acara diskusi yang tiap minggu digelar oleh salah satu stasiun radio.

Acara berlangsung di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/1). Rupanya, saat jadi pembicara, puluhan pengunjuk rasa datang.

Mereka meneriakan yel-yel dan umpatan 'Sri Mulyani maling.' Di luar lokasi acara sendiri, sejak pagi sudah dijaga oleh beberapa polisi.

Kerumunan massa lebih dari 50 orang, dan mengenakan berbagai macam atribut. Mereka membawa poster, bendera, spanduk, bahkan engrang yang ditempeli kata-kata sindiran untuk Sri Mulyani.

Akibat dari aksi demo itu, arus lalu lintas di Jalan Cikini menuju daerah Jakarta Pusat tersendat.

Tampak mobil, pejalan kaki, dan pengendara motor yang mengantri sekitar 500 meter. Massa sempat mendorong-dorong polisi, meski tidak berakhir ricuh.

Hingga saat ini, mereka masih dipantau oleh polisi.

Menkeu Sri Mulyani sendiri sempat hadir dan mengikuti acara diskusi selama 15 menit. Tapi, begitu dia tahu ada massa demonstran yang datang, Menkeu Sri Mulyani kabur.

Dia buru-buru pergi dengan pengawalan ketat polisi. Menkeu pergi menumpang sedan Toyota Camry bernomor polisi B 1189 RFS. [ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
jhonny mewengkang
Senin, 1 Februari 2010 | 00:05 WIB
sebaiknya para pendemo itu ditindak tegas..., mereka hanya membuat onar dan berani mengatasnamakan rakyat... rakyat yg mana?! mungkin mereka lah yg disebut maling...!!! maling intelektual, bergaya preman pasar ngaku2 mahasiswa... aduh..duh... mo jadi apa generasi nanti...???!!!
barong
Sabtu, 30 Januari 2010 | 16:19 WIB
Polisi harus bertindak tegas membubarkan demo yg tanpa ijin itu. Jangan sampai memasung kebebasan seorang warga negara yang belum tentu bersalah. Seorang Sri Mulyani bila dilengserkan, dengan reputasi hebat nya akan menjadi rebutan untuk dijadikan penasihat menteri keuangan diseluruh negara Asia. Ingat seperti Prof.Soemitro dijaman Orla.an biarkan orang2 bayaran ini membuat kegaduhan terus dan memasung HAM
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.