INILAH.COM, Jakarta - Puluhan massa terus mengejar Menkeu Sri Mulyani. Beberapa saat setelah Menkeu hadir dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Akibatnya macet.
Menkeu Sri Mulyani, Sabtu (30/1), hadir sebagai salah satu pembicara di acara diskusi yang tiap minggu digelar oleh salah satu stasiun radio.
Acara berlangsung di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/1). Rupanya, saat jadi pembicara, puluhan pengunjuk rasa datang.
Mereka meneriakan yel-yel dan umpatan 'Sri Mulyani maling.' Di luar lokasi acara sendiri, sejak pagi sudah dijaga oleh beberapa polisi.
Kerumunan massa lebih dari 50 orang, dan mengenakan berbagai macam atribut. Mereka membawa poster, bendera, spanduk, bahkan engrang yang ditempeli kata-kata sindiran untuk Sri Mulyani.
Akibat dari aksi demo itu, arus lalu lintas di Jalan Cikini menuju daerah Jakarta Pusat tersendat.
Tampak mobil, pejalan kaki, dan pengendara motor yang mengantri sekitar 500 meter. Massa sempat mendorong-dorong polisi, meski tidak berakhir ricuh.
Hingga saat ini, mereka masih dipantau oleh polisi.
Menkeu Sri Mulyani sendiri sempat hadir dan mengikuti acara diskusi selama 15 menit. Tapi, begitu dia tahu ada massa demonstran yang datang, Menkeu Sri Mulyani kabur.
Dia buru-buru pergi dengan pengawalan ketat polisi. Menkeu pergi menumpang sedan Toyota Camry bernomor polisi B 1189 RFS. [ikl]