INILAH.COM, Jakarta Persija Jakarta gagal menyapu bersih empat laga kandang terakhir di paruh pertama setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (30/1).
Setelah sukses meraih poin penuh pada tiga laga kandang sebelumnya melawan Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda dan Bontang FC, Persija gagal menjaga tren positif pada laga terakhir paruh pertama Indonesia Super League (ISL) melawan Persijap.
Menghadapi tim Laskar Kalinyamat, Persija seperti kehilangan taring terutama di lini depan. Permainan apik kiper Persijap Danang menjadi salah satu faktor kegagalan Persija meraih poin penuh pada pertandingan ini.
Bermain di lapangan yang licin akibat hujan lebat yang mengguyur Stadion Lebak Bulus, Persija sebenarnya sukses mendominasi jalannya pertandingan. Meski tampil tanpa striker Bambang Pamungkas di babak pertama, Persija tetap mampu menciptakan sejumlah peluang emas.
Beruntung, penampilan cemerlang Danang Wihatmoko di babak pertama mampu menggagalkan sejumlah peluang yang didapat Persija melalui M Ilham, Agus Indra Kurniawan dan tendangan bebas Ismed Sofyan.
Di babak kedua pelatih Persija Maman Suryaman memutuskan untuk memainkan Bambang untuk menggantikan TA Mushafry. Kehadiran Bambang membuat serangan Persija semakin gencar.
Namun, kejadian di babak pertama kembali terulang di babak pertama. Apiknya permainan Danang, ditambah permainan apik bek Ahmad Mahrus Bahtiar membuat peluang-peluang yang didapat Persija menjadi sia-sia. Dan hingga akhir pertandingan skor kacamata tidak bisa dihindari.
Dengan hasil ini, Persija hanya naik satu peringkat ke posisi delapan klasemen sementara ISL dengan 24 poin. Sedangkan Persijap tetap berada di posisi ke-13 dengan 22 poin.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !