INILAH.COM, London Nama besar kapten Chelsea yang juga kapten Inggris, John Terry tercoreng setelah dikabarkan melakukan perselingkuhan dengan mantan pacar Wayne Bridge, yang juga rekan di timnas maupun kala masih membela The Blues.
Jelang digulirkannya Piala Dunia 2010, banyak kalangan menilai bek tangguh berusia 29 tahun ini harus menyerahkan ban kapten The Three Lions karena perselingkuhannya tersebut.
Sekarang, mencuat kabar jika Terry bertemu dengan asisten Fabio Capello, Franco Baldini dalam beberapa hari mendatang untuk membicarakan masalah ini.
JikaTerry bisa menyakinkan dengan ceritanya, pemain kelahiran Barking ini akan tetap memimpin negaranya di Afrika Selatan tapi dia dia berhadapan dengan Don Fabio dengan segela kedisiplinannya, ban kaptennya akan berakhir.
Football Association sendiri juga meminta penjelasan, dan sepertinya Capello akan memegang peran kunci menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Namun, mantan kapten timnas Inggris, Paul Ince meminta pelatih asal Italia ini mengambil keputusan tegas karena masalah ini telah membuat malu.
Capello harus menelepon Terry dan Wayne Bridge, mendapatkan cerita dari keduanya, bagaimana perasaan mereka dan pengaruhnya pada tim jika mereka berbagi ruang ganti pemain, hotel dan tempat latihan selama Piala Dunia, ujar Ince dalam kolomnya di The News of the World.
Untungnya, sepertinya Fabio melihat hal ini. Bagus karena tidak bertindak cepat akan menuai konsekuensinya. Umumnya, cerita ini akan akan hilang dalam sepekan tapi yang ini berjalan dan terus berjalan, imbuh Ince.
Ini bukan masalah pemain sepak bola melangkahi gari, tapi tertangkap dan berhadapan dengan konsekuensinya. Ini pengkianatan teman sesame teman, melewati garis batas yang seharusnya tidak dilewati, tegas Ince lagi.
Jika Fabio tidak bertindak cepat, ini akan membuat persatuan di timnas akan ternoda, paparnya.[had]