INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY dan Partai Demokrat akan memberikan proteksi maksimal pada Wapres Boediono dari isu pemakzulan.
Ini disampaikan oleh pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia, Burhannudin Muhtadi.
Burhan menilai SBY dan Demokrat tengah memberikan proteksi maksimal terhadap Wakil Presiden Boediono dari isu pemakzulan.
Sebab, jika Wapres sampai dimakzulkan maka bola panas akan beralih ke Presiden.
Kepada INILAH.COM, Minggu (31/1), Burhannudin Muhtadi mengatakan SBY dan Demokrat sudah memberikan proteksi ketat agar upaya tersebut tidak sampai terjadi.
"Memang sejauh ini sejak pertemuan di Bogor, SBY dan Demokrat berkali-kali mengisyaratkan memberikan proteksi maksimal terhadap Boediono," ujarnya.
Karena itu, keluarlah pernyataan "kebijakan
tidak bisa dikriminalisasi."
Burhannudin mengatakan proteksi terhadap Wapres ini dinilainya sebagai kekhawatiran dari Demokrat kalau sampai Wapres Boediono dimakzulkan maka bola panas akan beralih dan SBY akan menjadi sasaran berikutnya.
"Saya melihat ada ke khawatiran kalau Boediono di lepas, maka bola liar itu akan mengarah ke SBY," ujarnya.
"Dan ini yang membuat Demokrat mati-matian mempertahankan Boediono," ujarnya.
Menurut Burhannudin Muhtadi, karena kekhawatiran itulah yang membuat posisi Wapres masih dalam posisi politis yang masih kuat.
Namun demikian dirinya menilai masih ada banyak celah yang bisa digunakan untuk
menembak Wapres untuk dimakzulkan.
"Impachment itukan pedomannya ada di UU 1945 Pasal 7B, dimana Wapres bisa dimakzulkan karena beberapa alasan mulai dari korupsi dan sebagainya, jadi saya menilai masih
banyak celah untuk pemakzulan ini," ujarnya.[ims]