INILAH.COM, Batam - Wakil Ketua DPRD Kota Batam dari PKS, Aris Hardi Halim, akan diberi sanksi oleh partainya.
Sanksi ini merupakan reaksi atas terjadinya insiden pelemparan botol dan asbak dalam rapat dewan, Kamis (28/1).
Saat itu, Aris bersitegang dengan anggota dewan lain. Aris diduga terlalu arogan hingga ada pelemparan.
Menurut Firman Bin Wakhid dari Fraksi Hanura DPRD Kota Batam kepada media setempat, kasus itu sudah diselesaikan secara damai. Masing-masing pihak sudah saling memaafkan.
Soal sanksi, akan diberikan oleh PKS. Sebab, DPRD tidak bisa memberikan sanksi pada anggota dewan karena tidak ada tata-tertibnya.[*/ims]