INILAH.COM, Melbourne - Roger Federer memastikan gelar grand slam ke-16 dan mengukuhkan diri sebagai petenis terbaik dunia di final Australia Open 2010, Minggu (31/1).
Melawan petenis asal Inggris Raya, Andy Murray, Federer akhirnya meraih juara dengan skor akhir 6-3. 6-4, dan 7-6 menjadi miliknya.
Sementara itu, Murray yang mengincar gelar grand slam pertamanya di duel ini mengawali laga dengan gugup. Murray tertinggal 0-2 setelah Federer memastikan service break melalui forehand winner yang tidak berhasil dibendung Murray.
Namun, Murray membalas pada game berikutnya dan memperoleh angka pertama setelah mengejar drop shot Federer dan melepaskan forehand winner kepada petenis nomor satu dunia.
Murray terus menempel ketat Federer hingga empat game selanjutnya. Penonton yang memadati Rod Laver Arena pun disuguhkan pertunjukan rally mendebarkan sebelum Federer memperlebar keunggulan 5-3, lagi-lagi melalui forehand. Backhand yang meleset dari Murray serta backhand volley impresif dari Federer akhirnya memastikan petenis kebanggaan Swiss merebut set pertama dengan skor 6-3.
Dominasi Feeder kian terasa di set kedua. Murray yang mengganti kaus birunya dengan kaus putih terlihat keteteran mengimbangi permainan Federer. Tanpa kesulitan berarti, Federer meninggalkan petenis 22 tahun dengan keunggulan 3-1.
Meski sempat dibuat pontang-panting oleh Federer, Murray berhasil memperbaiki performa dan mengejar perolehan skor hingga 4-5. Namun, Federer kembali menunjukkan kematangan dan memaksa Murray bekerja keras di baseline sebelum akhirnya merengkuh set kedua dengan forehand winner.
Di set penentuan, Murray kembali tampil ngotot demi mempertahankan peluangnya berdiri di podium juara. Murray bahkan sempat meninggalkan Federer dengan keunggulan 5-2 setelah melepaskan ace ke arah petenis 28 tahun.
Namun, Federer berhasil mengejar ketertinggalan dan meraih break pada kedudukan 4-5. Aksi kejar-mengejar angka pun berlangsung mendebarkan dan memaksa keduanya memainkan tie break.
Pertarungan alot keduanya terus berlanjut. Murray bertekad merebut set ketiga dan memaksa Federer melakoni tie break hingga kedudukan 12-11. Namun, harapan Murray merengkuh titel grand slam pertama akhirnya kandas setelah backhand yang dilesakkannya menyangkut di net.[*/had]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !