Selasa, 29 Mei 2012 | 03:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Flexi Belum Berencana Luncurkan BlackBerry
Headline
istimewa
Oleh:
web - Minggu, 31 Januari 2010 | 21:37 WIB
INILAH.COM, Surabaya - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) belum berencana meluncurkan layanan BlackBerry berbasis CDMA dengan mengandalkan jaringan Flexi, karena potensi pasarnya dianggap masih rendah.

Executive General Manager Flexi Indonesia Telkom Triana Mulyatsa kepada wartawan di Surabaya, Minggu, mengemukakan tarif layanan dan handset BlackBerry masih terlalu mahal, sehingga tidak sesuai dengan segmentasi pasar yang dibidik Flexi.

"Kalau tarifnya bisa murah dari layanan GSM dan handset-nya juga terjangkau konsumen, kami mungkin bisa mempertimbangkan," katanya.

Saat ini layanan BlackBerry didominasi empat operator berbasis GSM, sementara baru satu operator berbasis CDMA yang sudah merilis layanan tersebut.

Selain tarif dan perangkat yang murah, lanjut Triana, pihaknya juga tidak ingin dibebani target penjualan tertentu dari Research In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry.

Ia mengatakan pangsa pasar CDMA lebih kecil dibanding dengan GSM yang memiliki jangkauan layanan lebih luas.

Kemungkinan meluncurkan layanan Flexi BlackBerry memang ada, karena teknologinya juga sangat memungkinkan. Kerja sama dengan RIM masih sangat terbuka.

"Yang jelas, perlu kajian lebih mendalam soal efektifitas layanan tersebut, baik untuk pelanggan Flexi maupun pelanggan lain," kata Triana Mulyatsa.

Hingga saat ini, Flexi telah memiliki lebih kurang 15 juta pelanggan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berbagai inovasi dan peningkatan kualitas jaringan terus dilakukan Telkom untuk meningkatkan layanan kepada pelanggannya, terutama layanan data.

Sejumlah fitur layanan yang sudah dikembangkan, antara lain Flexinet, chatting, Yahoo Messenger, google-talk, facebook, twitter, dan beberapa layanan lain yang kini sedang digemari pelanggan.

"Flexi memaksimalkan inovasi layanan melalui program bundling dengan produsen telepon seluler lokal maupun bermerek untuk kebutuhan layanan data pelanggan. Dengan harga murah, tapi bisa menikmati fasilitas layanan layaknya BlackBerry," jelasnya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
irfan
Jumat, 30 Maret 2012 | 04:32 WIB
karena konsumen indonesia bego semua... terpaku pada jaringan GSM... gak mau keluar kotak....
9UY
Rabu, 1 Februari 2012 | 00:56 WIB
Padahal kita udah tunggu2 lho BBM pake flexi... Flexi Internetnya gw dah pake selama 2 taonan, selalu lancar, walaupun gak cepat2 amet
fantioz
Selasa, 10 Januari 2012 | 16:13 WIB
Flexi aja yang gak pede, terutama dalam pemasarannya. Dasar perusahaan pemalas
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.