INILAH.COM, Semarang Jawa Tengah tidak bisa dibela salah satu pebulutangkis putri andalan mereka, Maria Kristin Yulianti, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau karena pembatasan usia.
Pada PON yang akan berlangsung pada 2012 tersebut, usia atlet yang bisa tampil adalah di bawah 25 tahun atau kelahiran 1987. Dengan demikian pada saat ajang PON tersebut, Maria Kristin tidak bisa memperkuat Jateng karena sudah berumur 27.
Selain Maria, Jateng juga tidak bisa memainkan finalis Kejurnas Bulungtangkis Andre Kurniawan dan pasangan Pelatnas Ryan Sukmawan-Jonathan Suryatama. Semua pemain tersebut kelahiran 1986.
Meski begitu, Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Jateng H.M. Anwari mengaku tidak khawatir dengan hal tersebut. Pasalnya, Jateng masih memiliki pemain-pemain bagus lainnya seperti tunggal putri Maria Febe Kusumastuti dan tunggal putra Dionysius Hayom Rumbaka.
Saya kira adanya pembatasan usia ini tidak terlalu bermasalah bagi Jateng karena regenerasi pebulutangkis di sini cukup bagus. Saya kira peluang kita tetap terbuka di Riau mendatang meskipun ada pembatasan usia atlet, papar Anwari seperti yang dilansir Antara.
Anwari pantas percaya diri, pasalnya regenerasi pebulu tangkis di Jateng berjalan secara baik terbukti dengan hasil Kejurnas di Surabaya beberapa waktu lalu terutama di kelompok taruna.
Selain itu, daerah-daerah lain juga tidak bisa menurunkan pemain terbaiknya karena faktor umut. Pemain-pemain seperti Sony Dwi Kuncoro (Jatim), Simon Santoso (DKI Jakarta), Taufik Hidayat (Jabar), dan pasangan Markis Kido-Hendra Setiawan (DKI Jakarta), juga tidak bisa memperkuat daerahnya masing-masing.[*/bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !