Minggu, 27 Mei 2012 | 13:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
DPR: PLN Harus Hati-Hati Tender Listrik Swasta
Headline
Sutan Bhatoegana
Oleh: Makarius Paru
web - Senin, 1 Februari 2010 | 15:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR-RI mengingatkan PT PLN (Persero) untuk hati-hati dalam memilih perusahaan listrik swasta (independent power producer/IPP) dalam tender.

Hal ini karena perusahaan yang menawarkan harga listrik terendah belum tentu terbaik. "IPP yang memenangi tender listrik dengan menawarkan harga terendah selama ini selalu menang walaupun yang terendah belum tentu terbaik. Terbukti Crash Program 10.000 MW tahap I banyak yang tidak jalan sesuai jadwal," kata Sutan Bhatoegana kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (1/2).

Untuk diketahui dalam proyek listrik 10 ribu mw tahap II, yang didominasi oleh listrik PLTP, pemerintah sudah menetapkan harga listrik panas bumi sekitar US$8,7 sen per kWh. Ini adalah harga patokan tender. Artinya, PLN akan menerima perusahaan yang menawarkan harga listrik lebih rendah dari patokan harga tersebut.

Menurut Sutan, hal lain yang perlu diperhatikan oleh PLN dalam memajukan listrik IPP adalah birokrasi di Pemerintah dan PLN yang terlalu panjang. "Itu harus dirubah dan dipersingkat. Harga jual ke PLN yang tidak sesuai lagi serta terlalu liberalnya tentang pengadaan barang dan Jasa yang tidak mempunyai batas maksimal," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.