INILAH.COM, Jakarta - Merger PT Mobile-8 Tbk (FREN) dengan PT Smart Telecom baru sebatas wacana. Kepemilikan Smart di FREN masih tetap 5 persen.Hal itu disampaikan Corporate Secretary FREN Chris Taufik lewat pesan singkat yang diterima
INILAH.COM, Senin (1/2). "Untuk masalah merger sampai saat ini sepengetahuan saya baru sebatas wacana dan belum jadi rencana," ujar Chris.
PT Global Mediacom Tbk (
BMTR) telah melakukan divestasi seluruh kepemilikan saham mobile 8 sebesar 19% ke beberapa investor salah satu yaitu PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera, perusahaan di bawah grup Sinarmas. Nilai divestasi 19 persen saham Mobile-8 mencapai Rp211,46 miliar atau Rp55 per saham.
Selain Sinarmas, pemilik baru FREN antara lain Bocqute Group SA sebanyak 7% dan Centurion Asset Management Ltd sebanyak 7%. Sedangkan pemilik saham lama masih dipegang Jerash sebanyak 32 persen saham FREN, Qualcom Incorporated 5,01 persen, serta saham yang dimiliki masyarakat meningkat menjadi 43,99 persen. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !