inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Mega Capital Targetkan Return Investasi 25%

Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Agustina Melani
Senin, 1 Februari 2010 | 17:33 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Mega Capital Indonesia menargetkan return investasi produk reksadana Mega Sri Kehati Harmoni bisa memberikan return sekitar 20%-25%.

Return tersebut bisa tercapai didukung dengan prediksi kenaikan indeks saham sekitar 20%. Selain itu, produk reksana Mega Sri Kehati Harmoni yang masuk ke dalam reksadana campuran ini lebih fleksibel. "Target return produk reksadana ini sekitar 20% hingga 25 %, dengan produk reksadana campuran ini bisa melakukan pergantian dari saham ke obligasi ketika indeks saham turun, dan sebaliknya," ujar Direktur Utama PT Mega Capital Indonesia Yimmy Lesmana, Senin (1/2).

Ia menambahkan, produk reksana ini ditujukan untuk institusi dan perorangan. Investor juga tidak hanya mendapatkan keuntungan tetapi juga bisa terlibat dalam pelestarian lingkungan. "Produk reksadana ini juga ditujukan untuk corporate di mana corporate tersebut belum peduli dengan lingkungan," jelas Yimmy.

Kepala Riset PT Mega Capital Indonesia Felix Sindhunata mengatakan, investasi di reksadana termasuk investasi dengan jangka waktu menengah dan panjang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif juga akan berdampak pada indeks saham yang akan lebih baik pada 2010. Selain itu, pada awal tahun memang indeks saham dipengaruhi juga oleh kebijakan pemerintah China dan Amerika Serikat terkait pembatasan aktifitas perbankan.

Produk reksadana ini merupakan reksadana jenis campuran dengan komposisi minimum 10 persen dan maksimum79 persen pada efek bersifat utang dan sejenisnya. Minimum 10 persen dan maksimum 79 persen pada saham dan sejenisnya dan minimum 5 persen dan maksimum 79 persen pada instrumen pasar uang baik mata uang rupiah dan asing. Bagi investor yang ingin berinvestasi pada produk ini harus merogoh kocek minimal investasi Rp 1juta dan investasi selanjutnya Rp500 ribu.

Biaya pembelian unit minimum 0,50 persen dan maksimum 2 persen. Biaya penjualan kembali 0,25 persen dan maksimum 1 persen. Imbalan jasa manajer investasi sekitar 3 persen dan jasa bank kustodian sekitar 0,20 persen. Maksimum unit penyertaan sekitar 20.000.000 unit penyertaan. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.