Minggu, 27 Mei 2012 | 13:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
183 Kabupaten Masuk Kategori Tertinggal
Headline
Istimewa
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Senin, 1 Februari 2010 | 18:47 WIB
INILAH. COM, Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mencatat pada 2009 lalu masih terdapat terdapat 183 kabupaten di Indonesia yang diklasifikasikan sebagai daerah tertinggal.

"Data menunjukan pada tahun 2009, masih terdapat 183 kabupaten yang temasuk dalam daerah tertinggal," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisyahbana saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/2).

Ia menjelaskan 183 kabupaten tersebut akan ditangani pemerintah selama kurun waktu lima tahun kedepan yaitu 2010-2014.

Armida menuturkan, selama kurun waktu lima tahun terakhir telah ditetapkan 199 kabupaten yang dikategorikan kabupaten tertinggal dalam RPJMN 2004-2009. Selanjutnya, melalui kebijakan, strategi program, dan kegiatan yang dilaksanakan selama RPJMN 2004-2009 telah dihasilkan kemajuan dalam mengurangi daerah tertinggal.

"Hasil evaluasi daerah tertinggal menunjukkan bahwa selama periode RPJMN 2004-2009 terdapat 50 kabupaten tertinggal yang telah keluar dari daftar daerah tertinggal berdasarkan ukuran ketertinggalan" paparnya.

Namun, sejalan dengan adanya pemekaran daerah, saat ini terdapat 34 kabupaten Daerah Otonom Baru hasil pemekaran dari daerah induk yang merupakan daerah tertinggal, sehingga total daerah tertinggal pada akhir 2009 tersebut adalah sebanyak 183 kabupaten.

Lebih lanjut ia menjelaskan, daerah terdekat dengan ibukota Jakarta yang masuk dalam kategori Kabupaten tertinggal adalah Kabupaten Garut dan Sukabumi, Jawa Barat.

Penetapan kriteria daerah tertinggal dilakukan dengan menggunakan pendekatan berdasarkan pada perhitungan enam kriteria dasar yaitu perekonomian masyarakat, Sumber Daya Manusia, Ketersediaan Infrastruktur, Aksesibilitas, Kemampuan Keuangan Daerah dan Karakteristik Daerah. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Warren Buffet
Senin, 1 Februari 2010 | 23:58 WIB
Begitu banyak daerah Indonesia yang tertinggal, untuk membangun infrastruktur dasar saja dana tidak mencukupi.Jalan raya sebagai urat nadi ekonomi antar daerah2 masih banyak yang belum tembus, masih banyak yg berlumpur, jalan di perkotaan saja masih banyak yg sempit dan tidak terurus, penyediaan air bersih masih sangat rendah (rakyat pelosok masih banyak yg hrs berjalan kaki berkilometer utk menimba air bersih), listrik masih banyak yag tidak terjangkau, fasilitas kesehatan sangat minim dsb. Dana tidak ada !!! tetapi, dana untuk Pilkada BISA DISEDIAKAN. Saya sangat tidak setuju Pilkada, membuang uang dan rakyat tetap sengsara dengan fasilitas yg sangat minim. Kalau negara lain, fasilitas dasar untuk rakyat sudah terpenuhi, makanya mereka Pilkada tidak soal. Kalau kita, belum saatnya demikian, buat mekanisme lain. Kita termasuk bodoh karena membuang dana yg terbatas, pdhal rakyat sangat membutuhkan fasilitas hidup.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.