Senin, 28 Mei 2012 | 22:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPK Diyakini Bisa Ungkap Aliran Dana Miranda Gultom
Headline
istimewa
Oleh: Santi Andriani
web - Senin, 1 Februari 2010 | 19:10 WIB
Santi Andriani
INILAH.COM, Jakarta - Dari 52 nama penerima aliran dana cek perjalanan dalam pemilihan Gubernur BI 2004, Miranda S Gultom, KPK baru menetapkan empat tersangka penerima. Namun lembaga pemberantas korupsi itu dianggap bisa mengungkap siapa semua orang yang terlibat kasus itu.

"Saya optimis bahwa (kasus) akan terungkap. KPK tahu betul apa yang harus dikerjakan," ujar Mas Achmad Santosa, mantan Plt Pimpinan KPK yang juga Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di kantornya, Senin (1/2).

Ota, begitu namanya kerap disapa, sebaliknya tidak mau banyak berkomentar mengapa KPK terkesan lambat sehingga hingga kini baru empat mantan anggota dewan yang ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut pria yang juga mantan anggota Panitia Seleksi terhadap ke-lima Pimpinan KPK 2007-2011 itu, KPK hanya harus bertindak sangat hati-hati dalam mengusut kasus dan menetapkan sesorang sebagai tersangka.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Yunus Husein yang juga anggota Satgas mengatakan, semua data-data aliran dana yang dia miliki dan sudah diserahkan ke KPK sebenarnya sudah sangat lengkap dan cukup untuk
mengungkap siapa-siapa saja yang menerima dana hingga mencapai Rp400 an miliar itu.

Namun juga dibenarkan Ketua PPATK itu, yang kemungkinan menjadi hambatan dalam menetapkan pihak lain selain empat tersangka, adalah karena memang anggota dewan yang terlibat disana. "Ya karena banyak tokoh
disana," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.