INILAH.COM, New York - Data ekonomi yang positif mendongkrak indeks pada perdagangan Senin (1/2), harapan para investor pun pulih.
Para investor sebelumnya pada pekan lalu telah mendapat sentimen positif, usai pemerintah menyatakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2009 menguat diatas prediksi para analis, yaitu mencapai 5,7%.
Sentimen terkuat pada awal pekan ini datang dari pernyataan Institute for Supply Management (ISM) yang melaporkan, indeks aktivitas manufaktur AS tumbuh pada level terkuat sejak Agustus 2004.
ISM menyatan, indeks manufaktur naik menjadi 58,4 pada Januari dari 54,9 pada Desember tahun lalu. Angka tersebut berada diatas prediksi para analis yaitu 55,5.
Di belahan dunia lain, Cina dan Eropa, kegiatan manufaktur juga bergerak menguat, dan menolong saham-saham industrial menguat.
Sementara itu, Departemen Perdagangan menyatakan tingkat belanja konsumen menguat 0,2% pada Desember 2009. Pemerintah juga mengatakan, pendapatan personal menguat diatas ekspektasi pada Desember tahun lalu.
Presiden Barack Obama meminta Kongres untuk menyetujui anggaran senilai US$3,83 triliun untuk melawan pengangguran dan perbaikan penerimaan pajak.
Para investor juga terimbas laporan kinerja Exxon Mobil diatas ekspektasi. Dan ini mendongkrak saham-saham sektor energi.
Pada penutupan perdagangan Senin, Dow Jones naik 118,2 poin (1,2%) ke 10.185,53. Ini merupakan gain terbesar sejak 4 Januari lalu. S&P 500 naik 15,32 poin (1,4%) ke 1.089,19 dan Nasdaq naik 23,85 poin (1,1%) ke 2.171,2. [mre]