inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Semua Portofolio Ponsel Nokia Turun Harga

Headline
Istimewa
Oleh:
Selasa, 2 Februari 2010 | 11:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Nokia memotong harga ponsel seluruh portofolionya di akhir Januari. Langkah itu menjadikan smartphonenya termurah dan mengancam ponsel menengah Samsung dan Sony Ericsson.

Nokia mengatakan perubahan harga adalah bagian normal dari bisnis yang berjalan. Pembuat ponsel terbesar di dunia ini biasanya memotong harga portofolionya beberapa kali setiap tahun.

Beberapa sumber industri mengatakan Nokia telah memotong harga hingga 10 persen.

Setelah pemotongan harga, model smartphone Nokia termurah 5230 di retail akan berkisar 170 euro (Rp2,3 juta) di Finlandia. Harga grosir model itu adalah di bawah 120 euro.

Permintaan smartphone murah telah membantu segmen tumbuh meskipun sedang resesi, melawan tren industri yang melemah. Penjualannya naik 30 persen dalam kuartal Oktober-Desember menurut perusahaan riset Strategy Analytics.

Nokia mengatakan pekan lalu bahwa pendapatan dari smartphone melonjak 26 persen pada kuartal itu dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 3,9 miliar euro, membantu hasil secara keseluruhan.

Harga grosir rata-rata dari smartphone turun ke 186 euro dari 190 euro di kuartal ketiga.

Penurunan harga itu telah menyakiti vendor ponsel seperti Sony Ericsson yang telah berfokus di kelas menengah yang memberi kelebihan pada kamera atau pemutar musik tetapi tidak memiliki sistem operasi seperti yang ada di komputer.

Model itu lebih murah daripada smartphone, namun perbedaan harganya menurun dengan cepat.

"Ini putaran terakhir dari penyesuaian harga, Nokia meletakkan perangkat Symbian rendah biaya ke wilayah baru," kata Ben Wood, direktur riset di CCS Insight, sebuah perusahaan Inggris yang melacak harga grosir ponsel di Eropa.

Pemotongan harga Nokia itu muncul setelah kembali tumbuh menyusul resesi 2009 yang menerpa permintaan konsumen. Nokia mengatakan mereka mengharapkan pasar telepon seluler tumbuh 10 persen tahun ini. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.