INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie Energy International berencana akan melakukan penawaran saham umum perdana atau initial public offering dalam waktu 2 tahun hingga 3 tahun.
Hal itu disampaikan CEO PT Bakrie Energy Yuanita Rohali di Jakarta Selasa (2/1). "Kita ada rencana IPO tapi dalam waktu 2 hingga 3 tahun lagi," kata Yuanita.
PT Bakrie energy merupakan salah satu perseroan dari anak suaha BNBR yang bergerak di bidang trading petroleum. Yuanita mengatakan, pihaknya berencana memiliki pabrik kimia. Nilai investasinya sekitar US$300 jutayang akan selesai pembangunannya pada 2011.
Untuk mendanai investasi tersebut, pihaknya menjajaki mitra strategis dan pinjaman bank. Salah satu mitra strategis yang tertarik berasal dari Korea. "Kita akan jajaki pinjaman di antaranya dari bank Eropa. Ada sekitar 4 bank Eropa yang dijajaki," ujar Yuanita. [hid]