INILAH.COM, Tokyo - Bursa Asia pada perdagangan Selasa (2/2) siang, bergerak bervariasi. Jepang dan Australia berhasil naik, ditopang data manufaktur AS.
Bursa-bursa kawasan Asia bergerak variatif, setelah sebelumnya cenderung melemah. Indeks Kospi turun 10,63 poin (0,66%) ke level 1.595,81, indeks Straits Times turun 5,26 poin (0,19%) ke level 2.730,91, indeks Nikkei-225 naik 166,07 poin (1,63%) ke level 10.371,09 dan indeks Komposit Shanghai turun 6,64 poin (0,23%) ke level
Saham berbasis sumber daya alam menjadi saham dengan performa terbaik. Hal ini disebabkan prospek perekonomian dunia. Serta outlook permintaan minyak dan logam. Saham seperti Mitsubishi Corp. yang memiliki kaitan dengan sumber daya alam salah satunya, naik 5%.
Demikian pula sejumlah perusahaan teknologi seperti Canon yang naik 2,7% ke 3.610 yen, Sony Corp. naik 3,1% ke 3.155 yen, dan Kyocera naik 1,4% ke 8.270 yen.
Meski penarikan kembali (recall) sempat menurunkan saham Toyota Motor, hari ini terjadi sebaliknya. Usai pemaparan rencana perbaikan 4,5 juta kendaraan yang bermasalah pada pedal gas, saham Toyota meroket 4,49% ke 3.605 yen.
Sementara bursa Australia rally hingga 1,8% ke 4.605,33, dibantu data manufaktur dan ritel AS yang menguat. Demikian pula dengan keputusan Bank Sentral Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada 3,75%.
Saham penambang terbesar dunia, BHP Billiton, naik 3,2% ke A$40,46. Hal sama terjadi pada pesaing mereka yang lebih kecil, Rio Tinto Group, naik 5,3% ke A$71,01. Sementara saham ritel besar seperti Myer, naik 3,4% ke A$3,37 dan David Jones naik 1,5% ke A$4,86. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !