INILAH.COM, Jakarta - Tim terdiri dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan melaksanakan Uji Layak Operasi (ULO) Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) seksi W1 (Kebon Jeruk - Penjaringan).
"Secara keseluruhan sudah selesai, tinggal melaksanakan ULO sebelum ditetapkan sebagai jalan tol," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung, di Jakarta, Selasa (2/2).
Menurutnya, JORR WI memiliki panjang sembilan kilometer berdasarkan laporan terakhir sepertinya tidak menjadi masalah untuk dapat segera beroperasi. Jalan tol JORR W1 ini, katanya, secara fisik pekerjaan sudah selesai dan sudah layak untuk dioperasikan. Namun sebelum di operasikan tentu harus diujicoba dulu kelayakannya, seperti tingkat kerataan jalan dan juga rambu jalan.
Setelah uji kelayakan selesai, kata Nurdin, pihaknya akan merekomendasikan kepada Menteri Pekerjaan Umum untuk ditentukkan tarifnya. "Saat ini tarifnya masih sesuai dengan PPJT," kata Nurdin.
Hal senada disampaikan oleh Direktur Bebas Hambatan dan Jalan Kota, Ditjen Bina Marga, Haris Batubara mengatakan, ruas ini membutuhkan waktu satu minggu atau sebulan untuk melakukan uji kelayakan. "Saat ini sedang dilakukan uji kelayakan oleh BPJT dan perhubungan," katanya.
Bila ruas ini selesai, maka nanti akan ditentukkan pengoperasian dan tarifnya. Termasuk juga akan dilakukan ujicoba terlebih dahulu. Jalan tol JORR W1 ini merupakan salah satu program dari 100 hari kinerja Kementrian Pekerjaan Umum. Namun tidak tuntas dikerjakan, sehingga pengoperasian ini mundur dari jadwal awal pada Januari kemarin. JORR W1 ini bila beroperasi akan tersambung tol Tangerang-Jakarta dan juga tol Sedyatmo (tol Bandara Soekarno-Hatta). [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !