Minggu, 27 Mei 2012 | 20:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gigi
Tak Ridho Lagu Dipakai Tanpa Izin
Headline
Inilah.com
Oleh: Aris Danu Cahyono
web - Selasa, 2 Februari 2010 | 19:58 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Gigi, manajemen dan kuasa hukum mengungkapkan soal lagu Ya Ya Ya-nya yang dipakai tanpa izin oleh Multivision untuk film Toilet 105.

Berikut ini hasil wawancaranya di kantor manajemen Gigi, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/2).

Gigi buat soundtrack selektif?
Armand: Yang jelas bukan selektif, tetapi harus ada pertemuan dulu sama seperti di Jalangkung 1, Laskar Pelangi, Brownies. Kan itu jatuhnya lebih enak jadi tidak ada kesalahan.

Lantas atas kasus ini?
Mada:
Kemarin kita sudah mengadakan pertemuan dengan Ibu Evi, pihak legal Multivision, kenapa bisa terjadi seperti itu? Kelanjutan seperti apa kita akan tindaklanjuti lagi. Mereka mengakui kesalahan dan pelanggaran sudah terjadi. Semua ada proses hukumnya. Kemarin masih dalam tahap awal.

Perdata dan pidana sekaliankah?
Mada:
Mereka merespon agar diselesaikan secara kekeluargaan. Mereka ingin karir dan karya dihargai karena diciptakan sangat susah. Mereka pun hidup dari situ. Jadi kalau mau menggunakan harus ada izin dulu. Soal kerugian pasti ada, dan itu sedang kita hitung-hitung.

Gigi bersikap seperti itu?
Armand:
Kita semua tahu, seluruh musisi selalu berteriak mengenai pembajakan, dan ternyata tidak digubris. Siapapun, untuk menghasilkan karya sangat sulit dan tidak gampang. Ini permasalahan mengenai orang-orang yang tahu banget dan berpendidikan. Saya heran saja kok masih ada hal seperti ini.
Tolonglah hargai karya kami. Musisi, dokter atau apapun profesinya, untuk mencapai kepada karya seperti itu penuh perjalanan yang panjang.
Perasaan saat tahu?
Thomas:
Saat tanya ke Dhani, katanya dicek dulu karena setahu dia tidak izin dan merasa kok gendeng banget semua ada aturannya. Apakah tidak punya aturan kok seenak jidat gini. Ini kan umum, semua peraturan jelas untuk mengeluarkan sebuah film dan buat gue ini menganggap hal yang sepele. Mungkin karena Gigi kurang terkenal kali, ya?
Budjana:
Masa kok Hantu Dompleng. Kalau memang masih ada film ini di bioskop, buat saya terlalu.

Katanya mereka sudah bilang ke Sony?
Dhani:
Mereka sudah memegang CD Gigi, dan buat saya itu alasan. Kalau tidak izin seharusnya ada di credit title, padahal saya tidak suka film horor, tetapi karena ini saya harus lihat ternyata tidak ada nama Gigi. Kalau dibilang kesalahan kecil itu tidak mungkin karena lagu Ya Ya Ya diputar 90%. Kita ingin menyelesaikan masalah ini sesuai aturan.

Damai?
Thomas: Kita buka pintu surga.
Armand:
Buat kami, kita damai tetapi kalau tidak diselesaikan secara damai dan kita tidak bicara uang atau materi. Tetapi ini bukan masalah sepele dan harus diselesaikan. Percuma dong kalau saya teriak-teriak mengenai pembajakan. Gigi kan sudah 16 tahun berjalan di dunia musik, dan kalau cuma sekadar salaman, muncul di koran saya tidak rela. Tetapi harus diselesaikan secara yang benar. Soalnya buat kami musik itu sakral..

Kerugian?
Armand: Yang pasti sepansus Century (canda, red)
Dhani:
Banyak yang harus kita pikirkan, seperti klien kami yang mau menggunakan lagu Ya Ya Ya, apakah jadi atau tidak dan kalau tidak jadi kan ada efeknya. fans juga selalu bertanya, dan yang pasti banyak imbasnya.

Melalui hukum tidak mau damai?
Armand: Seharusnya kalau sudah ada di pemberitaan, film tersebut di cabut dulu dan itu setengah dihargai. Tetapi ternyata tidak dicabut. Apakah itu dihargai?
Dhani:
Kita tidak berperang tapi kita ingin timbal baliknya. tersinggung? Kita pasti sangat tersinggung, ini masalah kedua, dulu masalah Thomas.
Armand:
Gue tidak ridho banget. Apalagi itu perusahaan besar. Gue juga bingung kok masih ada era sekarang seperti itu. Kenapa tidak kulo nuwon dulu sih? Kenapa tidak menghubungi Dhani selaku managemen kami? Buat gue aneh kenapa masih ada tuh film.

film tetap beredar?
Mada:
Ini ada dua masalah pidana dan perdata, bicara kerugian dan kompensasi akan masuk ke masalah perdata. Tak hanya permintaan maaf, tetapi masalah lainnya juga. [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.