Selasa, 29 Mei 2012 | 03:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Orang Dewasa Perlu Sedikit Tidur
Headline
istimewa
Oleh:
web - Selasa, 2 Februari 2010 | 21:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Orang dewasa sehat memerlukan lebih sedikit tidur dibandingkan dengan yang lebih muda. Meskipun sedikit tidur, tapi lebih kecil merasa lelah selama siang hari.

Studi yang disiarkan di jurnal resmi "American Academy of Sleep Medicine dan "Sleep Research Society", memperlihatkan waktu sesungguhnya yang dihabiskan untuk tidur delapan jam turun terus secara mencolok dengan bertambahnya usia.

Orang dewasa yang lebih tua, yang berusia 66-83 tahun, tidur selama 20 menit lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa yang berusia setengah baya -- 40-55 tahun -- yang tidur 23 menit lebih sedikit dibandingkan orang dewasa muda yang berusia 20-30 tahun, kata studi tersebut.

Orang dewasa yang lebih tua sering bangun dan menghabiskan lebih banyak waktu terjaga setelah tidur dibandingkan dengan orang dewasa yang lebih muda.

Tetapi kendati orang dewasa yang lebih tua tidur kurang nyenyak dan kurang lengkap, dan tidur mereka kurang terus-menerus dibandingkan dengan timpalan mereka yang lebih muda, mereka juga memperlihatkan kurangnya kebutuhan akan tidur sebentar selama siang hari.

Sebanyak 44 peserta masih muda, 35 berusia setengah baya dan 31 orang dewasa yang lebih tua.

Selama malam orang dewasa yang lebih muda menghabiskan tidur rata-rata 433,5 menit dibandingkan dengan sebanyak 410 menit yang diperlukan oleh orang dewasa yang berusia setengah baya dan 390 orang dewasa yang lebih tua.

Pada malam yang sama, orang dewasa yang lebih muda menghabiskan 118,4 menit untuk tidur pulas, dibandingkan dengan 85,3 menit bagi orang dewasa yang berusia setengah baya dan 84,2 menit buat orang dewasa yang lebih muda.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
yudin moch
Rabu, 3 Februari 2010 | 05:11 WIB
waah inilah menarik saatnya aspek sains lebih bermanfaat untuk aspek sosial-kemasyarakatan. setahu saya bahwa volume tumbuh-kembang sel Brain/otak lebih besar saat masa balita 2-5 tahun usia anak.tetapi jelang usia remaja volume brain/otak cenderung stabil kecepatan tumbuhnya pastinya ada saat remaja.saat usia setengah abad (55 tahun) volume-tumbuh-kembang sel brain cenderung tak ada pertumbuhan sel-selnya.maka tak dimungkiri bahwa gejala 'pikun/lupa' sering terjadi di usia setengah abad (60 tahun).
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.