INILAH.COM, Jakarta - Di film Hantu Puncak Datang Bulan, salah seorang bintang filmnya, Andi Soraya tampil syur dan topless. Demi peran itu kabarnya Andi dibayar mahal. Benarkah?
"Memang saya dibayar besar banget, tetapi saya dibayar besar bukan untuk seperti bom seks. Tapi masalah keartisan saya yang sangat diperhitungkan," terang Andi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (2/2) malam.
Andi membantah kalau ia rela tampil syur demi hanya bayaran mahal. Selain itu, ia juga menegaskan bawa di film tersebut ia tidak tampil seperti apa yang diberitakan selama ini.
"Memang di situ ada badan saya, di situ memang saya tidak topless. Kalau dilihat dari belakang iya topless, tapi dari depan tidak seperti apa yang dikhawatirkan," tambah Andi.
Sebagai artis, Andi menolak kalau disebut sebagai bom seks. Andi pun mengatakan mampu berperan apa saja, tidak melulu soal peran yang vulgar.
"Kalau memang ada orang yang menawarkan kepada saya peran gelandangan dan ibu-ibu tua saya masih bisa kok. Saya kan artis bukan bom seks. Di kehidupan sehari-hari saya hanyalah orang biasa," ujar Andi. [fei/aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !