inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Bilqis Anindya Passa (2)

900 Juta Koin & Cinta Untuk Bilqis

Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Irvan Ali Fauzi
Rabu, 3 Februari 2010 | 08:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Biaya operasi pencangkokan hati untuk Bilqis, kira-kira membutuhkan dana sebesar Rp 1 Miliar. Bagi Dewi Farida dan suaminya, Donny Ardianta Passa, orangtua Bilqis, itu adalah angka yang besar.

Kepada INILAH.COM, Dewi mengaku, tiba-tiba saja dia terinspirasi oleh gerakan yang pernah ada sebelumnya, Koin Untuk Prita. Dewi pun menggagas gerakan Koin Cinta Bilqis (KCB). Dia menggalang dukungan melalui situs jejaring sosial: Facebook!

Melalui grup Koin Cinta Bilqis yang dibuat sejak 25 Desember 2009, simpati pun berdatangan dari penghuni dunia maya itu. "A liver to live forever" adalah motto gerakan itu. Satu hati untuk kehidupan selamanya.

Gerakan di Facebook itu membesar. Beberapa anak muda berdatangan. Dan, mereka pun siap menjadi relawan. Salah satunya adalah Dodo Lesmana, pemuda asli Depok.

Sudah sebulanan ini Dodo beraktivitas di rumah keluarga Bilqis untuk membantu penggalangan KCB ini.

Awalnya kita meminta sumbangan di jalan dengan cara ngecrek di terminal, mall, dan pusat keramaian, ujar Dodo yang menceritakan bahwa pada masa awal gerakan ini orang tidak begitu tahu mengenai apa itu KCB.

Dia juga mengaku terinspirasi dari gerakan koin serupa. Karena itu, pada masa-masa awal gerakan ini, keluarga Bilqis sangat berharap bantuan dan kunjungan dari Prita Mulyasari, perempuan yang berhasil menggalang sumbangan untuk membayar denda subsider dalam sidang gugatan RS Omni Internasional, Tanggerang.

Awalnya kita sangat mengharap bantuan dan dijenguk Mbak Prita, tapi sekarang tidak lagi karena dana yang terkumpul sudah hampir mencukupi, ujar penanggung jawab KCB, Fahrur Jehan Syatha, salah seorang paman Bilqis yang akrab dipanggil Bije.

Menurut Bije, gerakan KCB ini semakin bertambah massif ketika dipublikasi oleh media massa. Tidak hanya dari masyarakat biasa, kalangan artis dan pejabat pun ikut menyumbang untuk kesembuhan Bilqis.

Mereka yang sudah peduli, mulai dari Luna Maya hingga Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Anak Linda Gumelar.

Posko KCB pun berdiri di berbagai kota di Indonesia. Di Bekasi, di Bandung, di Bogor, di Bali, dan beberapa tempat lainnya.

Keluarga Dewi, Bije, dan seorang putranya yang lain kini makin ramai. Rumah yang bercat warna-warni ini juga difungsikan sebagai sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) yang dikelola oleh Bije dan Dewi.

PAUD itu, diberi nama PAUD Ratu Bilqis, yang diambil dari nama dua orang anak Dewi. Ratu adalah anak pertama Dewi yang berumur 5 tahun.

Memang, keluarga orangtua Bilqis dikenal sebagai keluarga terpelajar di kalangan tetangga. Meski tinggal di kawasan yang padat penduduk dan hampir kumuh, namun keluarga ini mengenyam pendidikan tinggi.

Dana yang sudah terkumpul saat ini sudah mencapai Rp900 juta. Hari ini, Rabu (3/2), pukul 12.00, Bilqis akan pergi ke Semarang untu menjalani operasi transplantasi hati di Rumah Sakit Karyadi, Semarang.

Menurut Dewi, masih belum jelas siapa yang akan mendonorkan hati kepada putri bungsunya itu: apakah dia atau suaminya.

Kita masih akan lihat siapa di antara kita yang kondisinya paling baik, kata ibu muda yang selalu ramah ini.[habis/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.