INILAH.COM, Jakarta - Pergerakkan IHSG
pada perdagangan Rabu (3/2) dibuka naik 19 poin (0,74%) menjadi 2.599,25 karena mendapat sentimen positif dari bursa global dan minyak yang naik. Untuk volume perdagangan mencapai 16,8 juta unit saham dengan nilai transaksi Rp20,7 miliar dengan 35 saham naik, 2 saham turun dan 13 saham stagnan. Indeks saham JII

naik 4,3 poin ke level 428, namun indeks saham LQ45

naik 4,7 poin ke level 508. Untuk sektor perkebunan naik 12,7 poin ke 1.820,7 dan sektor pertambangan naik 30,7 poin ke 2.231,98.
Sentimen dari Wall Steet, dengan penjualan rumah mendongkrak Dow Jones lebih dari 100 poin. Sentimen positif lain adalah kenaikan harga minyak berada di posisi tertinggi dalam empat bulan terakhir, dipicu penguatan indeks dan data ekonomi. Harga acuan minyak untuk kontrak Maret naik US$2,8 ke US$77,23 per barel pada New York Mercantile Exchange. Harga tersebut meningkat 20% dari pertengahan Desember lalu.
Adapun saham-saham yang naik adalah Indo Tambangraya Megah (
ITMG) naik Rp450 ke Rp31.750, Astra Agro Lestari (
AALI) naik Rp300 ke Rp23.100, Tambang batubara Bukit Asam (
PTBA naik Rp300 ke Rp16.800, United Tractors (
UNTR) naik Rp300 ke Rp16.800, Astra International (
ASII) naik Rp250 ke Rp36.250, Indocement Tunggal Prakasa (
INTP) naik Rp150 ke Rp13.400, PP London Sumatera (
LSIP) naik Rp150 ke Rp8.600.
Sementara itu, saham-saham yang turun adalah Matahari Putra Prima (
MPPA) turun Rp20 ke Rp1.040, Tempo Scan Pacific (
TSPC) turun Rp10 ke Rp680, AKR Corporindo (
AKRA turun Rp10 ke Rp1.170. [hid]