Selasa, 29 Mei 2012 | 03:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Peneliti : Internet Bisa Picu Depresi
Headline
stuff.co.nz
Oleh: Syamsudin Prasetyo
web - Rabu, 3 Februari 2010 | 16:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menurut studi Universitas Leeds orang yang menghabiskan waktu dengan menjelajah web cenderung menunjukkan gejala depresi. Kaum muda disinyalir kelompok paling menderita.

Peneliti menemukan bahwa ketika pengguna internet mengembangkan kebiasaan internet maka akan secara potensial memiliki dampak serius terhadap kesehatan mental.

Orang yang menderita kebiasaan ini maka interaksi kehidupan sosialnya tergantikan dengan ruang chatting dan situs jejaring sosial. Pemimpin studi Dr Catriona Morrison mengatakan meskipun web memainkan peran besar dalam dunia zaman ini, keuntungannya dibayangi oleh sisi gelap yang mengancam.

Sementara banyak orang menggunakan internet untuk membayar tagihan, berbelanja dan mengirim email, sejumlah kecil populasi ditemukan sangat sulit mengontrol seberapa besar waktu yang mereka habiskan untuk online dan sangat mempengaruhi aktivitas harian mereka, ujar Morrison.

Pecandu internet menghabiskan lebih banyak waktu untuk menjelajah situs yang berbau seks, situs game online dan komunitas online. Mereka juga memiliki potensi mengalami depresi berat daripada pengguna lain yang tidak kecanduan.

Penelitian kami mengindikasikan bahwa penggunaan internet berlebihan berhubungan dengan depresi tetapi yang kami belum tahu adalah mana yang lebih dulu, apakah orang depresi terseret ke internet atau internet yang menyebabkan depresi?, tanya Morrison.

Yang jelas adalah dari sejumlah kecil orang penggunaan internet berlebihan dapat menjadi sinyal kecenderungan rasa depresi, tambah Morrison.

Risetnya menemukan bahwa kaum muda lebih berpotensi kecanduan internet daripada orang yang berusia paruh baya, dengan rata-rata usia pecandu internet dalam sebuah grup adalah 21 tahun.

Studi menegaskan kembali spekulasi publik bahwa terlalu banyak terlibat dalam berbagai situs yang berbahaya karena akan menggantikan fungsi berhubungan sosial secara normal sangat mungkin berhubungan dengan ketidakstabilan psikologis seperti depresi dan kecanduan, ujar Morrison.

Penggunaan internet dan level depresi dari 1319 orang di Inggris dengan rentang usia 16-51 tahun dievaluasi dalam studi tersebut dan hasilnya dari jumlah itu 1,2% diklasifikasikan sebagai pecandu internet.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.