INILAH.COM, Batu - Tak punya uang untuk bayar arisan, bapak satu anak, Andik Purwanto (31), nekat mencuri di rumah tetangganya. Aksi nekat itu dilakukan karena sudah tiga bulan menjadi pengangguran.
"Tiga bulan lalu saya bekerja sebagai buruh tani sayur. Sudah tiga bulan ini saya tidak bekerja. Saya kepepet untuk bayar arisan dan kebutuhan keluarga lainya sehingga saya nekat untuk mencuri di tetangga saya," kata Andik Purwanto, Rabu (3/2).
Aksi itu dilakukan pada dinihari tadi, saat dia lewat depan rumah M Fauzan (39). Karena sepi, dia berencana memasuki rumah itu, setelah sebelumnya pulang mengambil tang. "Melihat rumah sepi, tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk mencuri," katanya.
Andik berhasil masuk rumah Fauzan setelah mencongkel kaca nako di ruang tamu korban. Setelah berhasil masuk, Andik langsung mencari tempat penyimpan uang. "Saya menuju lemari di dalam kamar.
Saat itu ada orang tidur. Saya buka lemari, ternyata tidak ada uang terus saya meraba di atas lemari ternyata uang Rp 200 ribu langsung saya ambil," cerita Andik. Setelah beraksi, Andik langsung keluar melalui pintu belakang.
Korban yang mengetahui rumahnya dibobol maling langsung memeriksa seluruh bagian rumah.
Sementara aksi Andik diketahui lantaran beberapa warga sempat mengetahui aksi nekat itu, saat berangkat ke pasar dan Masjid. Dari ciri-ciri yang disebutkan warga, akhirnya Andik ditangkap di rumahnya.
Barang bukti berupa tang dan uang hasil curian Rp 200 ribu masih tersimpan. "Tersangka kita tangkap pagi tadi di rumahnya," kata Kanit Serse Polsek Batu, Iptu Supriyanto. [beritajatim.com/bar]