INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan optimis, laju pertumbuhan ekonomi 2009 di atas 4,3%. Karena ada pembalikan ekspor di kuartal IV 2010.
Rusman menjelaskan, adanya pertumbuhan ekspor pada kuartal IV 2009 menjadi pemicu (export driven) pertumbuhan ekonomi pada tahun tersebut. "Ada pembalikan ekspor, khusus kuartal IV ekspor sudah positif,
jadi ekspor driven terjadi. Sebelumnya ekspor sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi," ujarnya ketika ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI dengan BPS, Rabu (3/2).
Berdasar data BPS, ekspor mengalami peningkatan sejak Oktober tahun lalu dan pada Desember, nilai ekspor sebesar US$13,3 miliar atau naik 23,69% dari bulan sebelumnya. Nilai ini merupakan yang tertinggi sejak Mei 2008. Angka tersebut naik 49,82% dibanding Desember 2008.
Selain itu, Rusman melanjutkan, pertumbuhan yang terjadi pada sektor industri dikuartal IV yang lebih baik dibanding 3 kuartal sebelumnya, juga menjadi pemicu laju pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah menargetkan pencapaian pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2009 sebesar 4,3%. "Angka (pertumbuhan ekonomi) 4,3 persen kayaknya sih, ya pasti lewat. Sekarang 'kan kita sudah punya 4,1 persen untuk 3 triwulan. Kalau untuk 4,3 persen kita perlu 4,5 persen. Rasanya sampai 4,5 persen lewat (untuk kuartal IV 2009)," ujarnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !