Minggu, 27 Mei 2012 | 13:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Indeks MSCI APAC Naik 1,3%
Bursa Asia Masih Bernapas Lega
Headline
Istimewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Rabu, 3 Februari 2010 | 20:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta Indeks MSCI Asia Pacific kembali berakhir di zona hijau. Kinerja Esprit Holdings Ltd yang lebih baik dari estimasi serta target produksi CNOOC Ltd menjadi katalisnya.

Indeks MSCI Asia Pasifik naik 1,3% ke 119,13 ke 119,13 pada Rabu (3/2) di Tokyo, menggenapi penguatan dalam dua hari terakhir sebesar 2,5%. Kenaikan ini adalah yang terbesar sejak 14-15 Januari lalu.

Adapun MSCI bulan lalu sempat anjlok 3%, penurunan terendah sejak Februari 2009. Perusahaan-perusahaan yang tergabung di indeks ini rata-rata diperdagangkan 1,55 kali nilai buku, dibandingkan S & P 500 sebesar 2,2 kali dan Stoxx 600 sebesar 1,7 kali.

Indeks MSCI APAC rally hingga 34% pada 2009, ditopang kemampuan kawasan ini mendorong pertumbuhan ekonomi pasca resesi terburuk sejak Perang Dunia II. Sementara indeks Standard & Poor 500 di AS naik 23% dan indeks Dow Jones Stoxx 600 di Eropa naik 28%.

Penguatan ini terjadi di tengah kekhawatiran naiknya suku bunga bank sentral China dan India, pasca kebijakan pengetatan likuiditas. Menurut ekonom di AMP Capital Investors, Sydney, Nader Naeimi, hal ini merupakan konfirmasi siklus pemulihan ekonomi berjalan on track. Apalagi data-data fundamental juga mendukung. "Tapi, jika pasar overbought, maka akan rentan terhadap perubahan sentimen," katanya kepada Bloomberg.

Indeks Hang Seng di Hong Kong melonjak 2,2%. Indeks komposit Shanghai naik 2,4% karena para investor berspekulasi kerugian yang telah membuat dunia mengukur performa terburuk pada tahun 2010 yang berlebihan. Indeks Nikkei 225 Stock Average diJepang naik 0,3%, indeks TAIEX di Taiwan naik 1,6% dan indeks Kospi di Seoul menguat 1,2%

Saham Idemitsu Kosan Co dan China Oilfield merupakan penggerak terbesar penguatan Indeks MSCI Asia Pasifik hari ini. Idemitsu melonjak 9,9% ke 6.460. Naiknya harga minyak mentah berjangka di New York kemarin, meningkatkan keuntungan pada perusahaan dengan bisnis eksplorasi di Laut Utara ini.

Sedangkan China Oilfield Services Ltd. naik 10% ke HK$10,86, terpengaruh penguatan induk usahanya, Cnooc. Perusahaan minyak lepas pantai China ini, melonjak 9,4% ke HK$12,32 setelah mengumumkan target produksi 270-290- juta barel, menyesuaikan peningkatan permintaan di China. Perusahaan ini juga membuka sembilan daerah produksi baru tahun ini.

Adapun saham merek pakaian terbesar di Hong Kong, Esprit, naik 7,9% ke HK$57,90 setelah laporan net income paruh kedua 2009 yang mencapai HK$2,7 miliar. Jumlah tersebut melebih estimasi analis Bloomberg yang HK$2,26 miliar.

Penguatan bursa Asia juga dipicu harga minyak mentah berjangka yang naik 3,8% ke US$ 77,23 per barel di New York kemarin. Kenaikan ini dipicu pemulihan ekonomi AS yang mengindikasikan adanya peningkatan permintaan akan bahan bakar. Harga emas berjangka naik 1,2%. Sedangkan indeks London Metal Exchange untuk enam logam, termasuk tembaga dan seng, meningkat 1%.

Kenaikan harga komoditas ini mendorong saham-saham produsen minyak dan energi menguat 2,4%, sekaligus mendominasi pergerakan 10 kelompok industri di indeks MSCI Asia Pasifik. Optimisme pemulihan ekonomi global dan kenaikan permintaan telah membuat dua industri dalam indeks MSCI kinerja terbaik dalam satu tahun terakhir.

Perusahaan penambang dan produsen minyak terbesar di Australia, BHP Billiton Ltd., naik 2,6% ke A$41,50. Pesaingnya yang lebih kecil sekaligus perusahaan pertambangan terbesar ketiga dunia, Rio Tinto Group, naik 1,4% menjadi A$72 per lembar saham. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.