inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Bangun Food Estate, Pemerintah Butuh Rp50-60 triliun

Headline
Bayu Krisnamurthi - Inilah.com
Oleh: Rosdianah Dewi
Rabu, 3 Februari 2010 | 21:02 WIB
INILAH. COM, Jakarta- Pemerintah harus berinvestasi minimal Rp50-60 triliun untuk menjadikan Merauke sebagai daerah lumbung pangan atau food estate.

Demikian dikatakan Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi, saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/1). "Investasinya cukup besar, untuk tahap awal bisa menampung investasi Rp50-60 triliun," kata Bayu.

Bayu menjelaskan dana investasi akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur dan sarana investasi bagi para pemodal di Merauke. Masalah infrastruktur seperti pelabuhan, pasar, jalan, energi dan pergudangan sangat penting. Sedangkan untuk lahan, air, pupuk dan lain-lain bisa mudah dipenuhi di Merauke. "Untuk itu kita butuh para investor besar dibutuhkan untuk masuk duluan," kata dia.

Bayu menuturkan, saat ini sudah ada 36 investor asing maupun lokal yang siap untuk menanamkan modalnya pada sektor pangan di Merauke. "Investor asing yang siap masuk antara lain adalah dari Timur Tengah, Jepang, Brazil, AS dan Eropa untuk pengembangan lahan padi, tebu, kedelai dan lain-lain," ujarnya.

Lebih jauh Bayu menjelaskan, komoditas yang paling cocok untuk ditanam di Merauke adalah tebu dan padi, selebihnya kedelai dan jagung bisa ditanam pada musim kering. Potensi lahan yang bisa disediakan oleh Merauke bisa mencapai minimal 1,2 juta hektar dalam waktu panjang, sedangkan saat ini sudah ada 500.000 hektar yang sudah siap ditanami. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.