INILAHJ.COM, Jakarta - Para pelaku pembobolan beberapa rekening ATM bank masih ditelusuri kepolisian. Namun, ditengah pencarian itu, 3 tersangka bahkan dikabarkan sudah melarikan diri ke luar negeri.
"Tiga tersangka sudah melarikan diri ke luar negeri," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (3/2).
Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya sudang mengantongi beberapa nama tersebut. Untuk mencegah kabur, menurut Ito, kepolisian sudah menyerahkan data ke imigrasi sekaligus melakukan pencekalan.
"Ada beberapa orang yang masuk dalam daftar tersangka sudah kita cekal, supaya tidak melarikan diri juga. Cukup banyak nama," terangnya.
Ketika ditanya negara tujuan ketiga tersangka tersebut, Ito enggan menjelaskannya. Ia mengaku ketiganya hanya melarikan diri ke negara di Asia. Dijelaskan dia, tersangka pelaku pembobolan ATM kini semakin pintar menghindari kejaran petugas. Sebab, pelaku kini sedang 'tiarap' akibat maraknya operasi yang dilakukan polisi.
"Kita ini seperti membangunkan mereka (tersangka). Mereka sadar sedang kita buru, jadi cepat melarikan diri ke mana-mana. Harus kami akui, kami kesulitan. Ini kasus besar dan serius. Penelusuran kami, jaringannya berkembang terus," tutur Ito.
Polri sejauh ini sudah berhasil menangkap dan menetapkan 37 tersangka pelaku pembobolan ATM. 7 diantaranya tersangka kasus jaringan di Bali termasuk seorang oknum pejabat Bank BCA. [bay/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !