inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Menko Polhukam: Presiden Sayangkan Etika Demo

Headline
Djoko Suyanto - Inilah.com
Oleh:
Kamis, 4 Februari 2010 | 03:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tanggapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap aksi para pengunjukrasa dianggap hanya memberikan perhatian pada etika penyampaian pendapat melalui demonstrasi. Sehingga diharapkan bisa berlangsung dengan baik.

"Nilai kepantasan, kepatutan di dalam menyampaikan aspirasi demokrasi seperti itu. Silakan publik untuk menilai. Jadi, sebenarnya substansinya di situ yang disampaikan. Bukan keluhan presiden tetapi adalah penilaian seorang kepala negara terhadap proses demokratisasi," kata Djoko Suyanto.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) di sela-sela penutupan rapat kerja di Istana Cipanas, Cianjur, Rabu (3/2) malam. Djoko mengungkapkan, walaupun demikian tidak pernah ada pembatasan penyampaian pendapat.

"Tidak ada, demonstrasi sebagai wujud ekspresi dari aspirasi dalam negara demokrasi boleh tetapi tetap nilai kepatutan dan kepantasan itu letaknya pada keberadaban, budaya, pada kepantasan," ujar mantan Panglima TNI ini.

Djoko kembali menegaskan, apa yang disampaikan presiden adalah asas kepatutan dan kepantasan di dalam ekspresi demokratisasi. "Jadi, letakkan di situ sebagai kepala negara yang melihat dan itu bukan atas nama presiden sendiri sebagai kepala negara tetapi saya juga banyak menerima sms banyak pejabat negara juga sms apakah seperti itu kebebasan berekspresi," terangnya

Sebelumnya, saat membuka rapat kerja di Istana Cipanas, Selasa (2/2), Presiden menyampaikan keprihatinannya atas adanya demonstrasi yang dinilai kurang memperhatikan etika.

Meski secara pribadi Presiden bisa memahami hal itu, namun banyak masukan dan pertanyaan pada Presiden yang menyatakan keprihatinan atas adanya unjuk rasa yang cenderung menyerang karakter lembaga negara secara individu. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.