Senin, 28 Mei 2012 | 22:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hatta Rajasa: Demo Kerbau Menyalahi Etika
Headline
Hatta Rajasa - Inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Fidela Hasworini
web - Kamis, 4 Februari 2010 | 09:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Demonstrasi yang menggunakan simbolisasi hewan kerbau sebagai penggambaran sosok Presiden SBY dianggap telah menyalahi etika dalam berdemokrasi.

"Saya kira kalau ada foto kepala negara yang dibakar dan diinjak-injak dan ada simbolisasi kerbau, saya kira itu sudah tidak tepat lagi, sudah melampui dari kesantunan etika berdemokrasi," ujar Menko Perekonomian, Hatta Rajasa kepada INILAH.COM di The Sultan Hotel, Jakarta, Kamis (4/2).

Menurutnya dalam berdemokrasi harus mengedepankan etika dan moralitas guna menjaga jati diri bangsa Indonesia. "Saya kira kita ingin mengedepankan demokrasi yang tumbuh di negara kita adalah demokrasi yang santun dan yang mengedepankan etika yang kita lakukan dengan cara-cara yang santun dan etika yang bermoral, yang sesuai dengan jatidiri indonesia." imbuhnya.

Hatta belum bisa menjawab perihal rencana tindakan tegas yang akan dilakukan Presiden SBY terkait dengan penggunaan simbolisasi kerbau terhadap dirinya. "Yang seperti itu kan ada perangkat hukumnya. Kita lihat saja nanti," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden SBY sudah menyinggung soal demo kerbau pada 28 Januari lalu itu yang dinilai sudah melebihi batas etika dalam berdemokrasi. Ia menginginkan sebaiknya demo dilakukan dengan mengindahkan norma-norma kepantasan.

"Kita bahas juga misalkan, unjuk rasa yang terjadi di negeri Pancasila ini. Di sana ada yang teriak-teriak SBY maling, Boediono maling, menteri-menteri maling. Ada juga demo yang bawa kerbau. Ada gambar SBY. Dibilang, SBY malas, badannya besar kayak kerbau. Apakah itu unjuk rasa? Itu nanti kita bahas," ujar Presiden SBY di Istana Cipanas. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
client
Kamis, 4 Februari 2010 | 09:18 WIB
bagaimana ini para penyelenggara negara bkn pd krja tp asik bhs ursn pepesan kosong, penting mana rakyat apa kerbau? bnr2 crowed ini pejabatnya
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.