INILAH.COM, New York - Indeks saham di AS merosot pada awal perdagangan Rabu (3/2), usai pertumbuhan sektor jasa di bawah ekspektasi.
The Institute for Supply Management (ISM) melaporkan, indeks aktivitas jasa naik 50,5 pada Januari dari angka revisi 49,8 pada Desember. Namun angka itu dibawah prediksi para analis, yaitu 51.
Lemahnya aktivitas perusahaan jasa mendinginkan antusiasme terhadap laporan bahwa pemecatatan pegawai swasta lebih rendah dari ekspektasi, untuk bulan lalu.
Laporan dari perusahaan jasa pembayaran gaji, ADP, datang sesudah laporan pemerintaha akan jumlah pengangguran Januari lalu. Pemerintah AS melaporkan jumlah pengangguran pada Jumat pekan lalu.
ADP mengungkapkan pemutusan hubungan kerja mencapai 22 ribu pegawai pada bulan lalu. Angka itu adalah yang terbaik sejak Februari 2008.
Laporan kinerja sekaligus proyeksi yang mengecewakan datang dari produsen obat, Pfizer, sehingga menyeret sahamnya bergerak melemah.
Pada penutupan perdagangan Rabu, Dow Jones ditutup turun 26,30 poin (0,26%) ke 10.270,55, Standard & Poor's 500 turun 6,04 poin (0,55%) ke 1.097,28, dan Nasdaq naik 0,85 poin (0,04%) 2.190,91. [mre]