INILAH.COM, Jerusalem - Polisi Israel menjinakkan bom di dalam tong yang diyakini berasal dari Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Ini ketiga kalinya mereka menemukan bom di pantai Israel pekan ini.
"Polisi menutup kawasan pantai Palmahim, 42 kilometer sebelah utara Gaza, setelah sebuah tong ditemukan di sana," demikian pernyataan militer Israel, seperti dilansir AFP, Kamis (4/2). Tim gegana mengkonfirmasi bahwa tong itu berisi peledak.
Pejuang Gaza mengklaim pekan lalu bahwa mereka mengirim delapan tong peledak seperti itu. Sementara PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel sangat prihatin atas operasi-operasi Hamas tersebut. Namun ia bersyukur tidak mematikan. Netanyahu menjamin, Israel akan memberikan tanggapan yang sesuai, katanya.
Selasa (2/2) malam, jet-jet tempur Israel membom sejumlah sasaran di Gaza Selatan, Mereka menyebutnya pembalasan upaya serangan laut akhir-akhir ini dan penembakan roket ke Israel. Sementara itu Rabu (3/2), sebuah roket ditembakkan dari Gaza mendarat di Israel, tapi tidak menimbulkan korban atau kerusakan.
Serangan-serangan Hamas dari Gaza hampir tidak pernah mematikan namun menyebarkan ketakutan dan kepanikan. Hamas dan kelompok pejuang garis keras lain menembakkan ratusan roket ke wilayah Israel selama perang Gaza. Proses perdamaian Timur Tengah macet sejak konflik itu, dan Jalur Gaza yang dikuasai Hamas masih tetap diblokade oleh Israel. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !