Senin, 28 Mei 2012 | 22:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Suriah: Israel Ingin Timur Tengah Perang
Headline
yahoonews.com
Oleh:
web - Kamis, 4 Februari 2010 | 10:19 WIB
INILAH.COM, Damaskus - Presiden Suriah Bashar Al Assad menuding Israel mendorong Timur Tengah ke arah perang. Mengapa?

"Israel tidak serius untuk mewujudkan perdamaian karena semua kenyataan menunjukkan Israel mendorong wilayah tersebut ke arah perang, bukan perdamaian," kata Bashar seperti dilansir Sanaa, Kamis (4/2).

Presiden Bashar mengeluarkan pernyataan itu dalam pertemuan dengan Menlu Spanyol Miguel Angel Moratinos yang berkunjung ke Damaskus. Moratinos yang juga dijadwalkan berkunjung ke Palestina dan Israel, mengatakan masalah Timur Tengah menjadi prioritas Uni Eropa.

Ia juga memuji peran positif Suriah dalam memelihara kestabilan dan keamanan wilayah tersebut. Menteri Spanyol itu menegaskan, sebagai presiden bergilir Uni Eropa saat ini Spanyol akan berusaha sebaik mungkin untuk memajukan proses perdamaian Timur Tengah. Serta mendorong Turki menjadi penengah Suriah dan Israel.

Menlu Suriah Walid Al Moallem mengatakan, negaranya mempertimbangkan pencalonan dubes baru AS dan hubungan Suriah-AS akan menentukan apa yang terjadi pada masa depan.

"Tak ada duta besar AS untuk Suriah selama beberapa tahun. Hubungan diplomatik antara Suriah dan Amerika akan menentukan apa yang terjadi selanjutnya," pungkasnya. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.