INILAH.COM, Hongkong - Bursa Asia pada perdagangan Kamis melemah, terlihat dari bursa Hongkong yang anjlok hampir 1%, lantaran bursa di Wall Street pun melantai dan adanya dara pekerja AS.Penjualan besar-besaran di sebagian besar bursa regional lantaran dua hari kemarin menggaet untung setelah Januari kemarin. Harga minyak pun kembali melemah, begitu juga dengan dolar yang ikut melemah atas Yen dan sedikit menguat atas Euro.
Berbagai sentimen pun menyulut setelah Wall Street yang diperdiksikan pada dua hari ini akan ada tambahan, namun penutupan investor lemah yang tampak ada keuntungan menyebabkan kehawatiran pemulihan karena tidak disetujuinya laporan sektor pelayanan di AS.
Institut Manajemen Suplai mengatakan, indek service menguat 50.5 pada Januari setelah sempat tuutrn ke 49.8 pada Desemebr lantaran sedikitnya ekspektasi.
Indeks Jepang, Nikkei

turun 60,07 poin atau 0,6% ke level 10.344,26. Indeks Hongkong

pun jatuh 0,9% ke level 20.524,47 dan indeks Korea Selatan

pun turun 0,2%, begitu juga dengan indeks Shanghai pun koreksi 0,9%.
Harga minyak pada perdagangan bursa Asia pun anjlok dimana jen is minyak Benchmark pada pengiriman Maret turun 19 sen ke US$76.79. Sehingga menyebabkan kontraknya pun turun 29 sen.
Pada perdagangan mata uang, Doler melemahg ke US$90.98 Yen dan sedangkan Euro tak bergeming masih di US$1.3891. [san/cms]