INILAH.COM, Jerusalem - PM Israel Benjamin Netanyahu yakin perundingan damai dengan Palestina akan dimulai lagi beberapa pekan mendatang.
"Saya memiliki alasan untuk percaya bahwa kami akan memulai lagi proses perdamaian dengan Palestina, tanpa syarat," katanya dalam konferensi mengenai keamanan di Herzliya, Israel Utara, seperti dikutip AFP, Kamis (4/2).
Pembicaraan itu terhenti ketika Israel menyerang Jalur Gaza, Desember 2008. Sejak itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas dengan tegas menolak memulai lagi perundingan damai. Terutama hingga Israel menghentikan sepenuhnya pembangunan permukiman di Tepi Barat, termasuk Jerusalem Timur. Netanyahu, meski dipaksa AS, masih saja belum menghentikan aktivitas ilegal itu.
"Saya mengharapkan bahwa jika ada keinginan pada pihak Palestina untuk membina perdamaian, untuk melakukan perundingan guna mencapai perjanjian perdamaian, kita akan melihat dimulainya lagi proses perdamaian itu dalam beberapa pekan yang akan datang," tandasnya. [*/vin]