Minggu, 27 Mei 2012 | 20:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Widyawati
Syarat Demi Kepentingan Bersama
Headline
Widyawati - Inilah.com
Oleh: Aris Danu Cahyono
web - Kamis, 4 Februari 2010 | 12:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Widyawati kembali menerjuni dunia sinetron. Selama ini janda almarhum Sophan Soophian ini lebih memilih film. Untuk itu, Widyawati pasang syarat. Apa syarat itu?

Berikut ini wawancara INILAH.COM, dengan aktris senior ini, di Plasa Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

Kenapa tertarik main sinetron lagi?
Memang cerita seperti itu masih menarik di penonton televisi. Alasan kenapa saya main sinetron yah tadi, saya alhamdullilah saya banyak tawaran main film setelah kepergian Oom (almarhum Sophan Sophian, red), dan buat saya anugrah karena diberikan kesibukan.

Memang kapan terakhir main sinetron?
Waktu itu Oom Sophan yang garap. Judulnya Kemuning 2000.

Lalu motivasinya apa?
Saya ingin terus mengasah akting. Sebelumnya, saya baru selesai main film Perempuan Berkalung Sorban. Saya terima kasih sama kawan-kawan Oom. Mereka tahu bagaimana rasa kehilangan saya, dan ini sesuatu yang berharga.

Tapi bukannya sinetron berat untuk usia Anda yang sudah kepala lima?
Bicara faktor usia, makanya saya tidak mau main lewat pukul 22.00 WIB dan saya selalu berusaha tepat waktu. Lalu hari Minggu saya tidak mau. Sementara hari Sabtu, sebelum sholat Magrib saya sudah harus selesai. Jadi waktu ini kompensasi saya. Untuk menerima tawaran ini sangat lama sekali karena saya tidak akan terima kalau tidak tahu ide cerita seperti apa. Selain itu saya ingin melihat kualitas sinetron.
Kejar tayang tidak ada waktu dengan syuting lain?
Ada beberapa film yang harus saya mainkan. Apalagi iklan saya harus keluar kota dan mereka tidak masalah.

Anda memakai syarat?
Saya mengusulkannya untuk semuanya, karena untuk kepentingan bersama. Semua harus tepat waktu karena dulu itu dilakukan oleh Oom Sophan dan ini baik sekali. Jangan ada lagi prinsip kejar tayang, jangan sampai pemain pulang pagi, kalau sampai ada yang sakit kita akan rugi semua. Saya mengimbau dan berusaha, bukan untuk mengacak-acak tapi untuk kebaikan bersama. Ini bicara kualitas juga.

Cari kesibukan tapi kan sudah punya cucu?
Saya tidak mungkin mengintil mereka dan saya harus mencari kesibukan sendiri. Saya juga baru selesai film Demi Dewi


Apa yang biasa Anda lakukan saat menunggu syuting?
Saya bisa ngobrol. Sama seperti dulu tapi ada perbedaan karena sekarang sudah berteknologi, jadi tidak hanya ngobrol saja.

Memangnya target Anda sekarang apa?
Saya dari dulu tidak punya target. Saya hanya menjalani semuanya dengan apa adanya. Saya bisa seperti ini karena saya ketemu suami dari film dan bukan karena ini dunia saya, tapi saya besar di sini. Saya pun tidak tahu kapan harus berhenti. [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.