INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berencana untuk menaikkan target lifting minyak sebesar 1,01 juta barel per hari pada 2014.
"Kita akan menaikkan lifting minyak menjadi 1,01 juta barel per hari," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional PPN/ Kepala Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S. Alisjahbana dalam paparan mengenai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 di depan Komisi XI DPR RI, Kamis (4/2)
Sementara dalam APBN 2010, target lifting minyak adalah sebesar 965 ribu barel per hari. Target ini pun menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dan beberapa ekonom, masih akan sulit dicapai.
Selain lifting minyak, pemerintah juga menargetkan beberapa peningkatan di bidang energi, seperti peningkatan kapasitas pembangkit listrik sebesar 3000 MW per tahun dan panas bumi mencapai 5000 MW dengan rasio elektrifikasi mencapai 80% dan desa berlistrik mencapai 98% pada 2014. Peningkatan target tersebut bertujuan agar asumsi makro tercapai.
Dalam RPJMN 2009-2014, pertumbuhan ekonomi masih berkisar 6,3-6,8% hingga 2014, sedangkan inflasi masih berada pada kisaran 4-6% per tahun. Dan angka pengangguran mencapai 5-6% dengan tingkat kemiskinan turun 8-10% pada akhir 2014.
"Untuk mencapai asumsi makro tersebut, kami berencana melakukan peningkatan dalam berbagai bidang," ujarnya. [mre]