Minggu, 27 Mei 2012 | 14:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BI: Kredit Valas Kontraksi 17,4%
Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Kamis, 4 Februari 2010 | 13:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sejalan denganmelemahnya kegiatan ekspor-impor, kredit valas pada 2009 mengalami kontraksi sebesar 17,4 %. Sementara kredit rupiah justru tumbuh 16,5%.

"Secara keseluruhan pertumbuhan kredit pada 2009 sebesar 10%, dengan kredit rupiah tumbuh 16,5%, sedangkan kredit valas mengalami kontraksi sebesar 17,4 persen," ujar Kepala Biro, Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat, Difi A Johansyah, dalam siaran persnya seperti yang dikutip INILAH.COM, Kamis (4/1).

Sementara itu, kata dia, disisi mikro, industri perbankan menunjukan perkembangan yang stabil sebagaimana tercermin pada tingginya rasio kecukupan modal sebesar 17,4% pada Desember 2009 dan terjaganya rasio kredit bermasalah (NPL) gross di bawah 5 %.

"Selanjutnya Bank Indonesia akan memantau dan mengupayakan agar efesiensi perbankan terus dapat dioptimalkan," kata dia.

Lebih jauh ia mengatakan, pertumbuhan kredit pada tahun ini diharapakan dapat mencapai 17-20 %. "Hal ini sejalan dengan meningkatnya keyakinan pelaku ekonomi terhadap prospek perekonomian," ucapnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.