INILAH.COM, Jakarta - Menjelang berakhirnya waktu rights issue Energi Mega Persada (ENRG) pada 8 Ferbuari 2010 dengan target harga Rp185/saham. Akibatnya diserbu untuk berharap diskon.
Hal itu dikatakan pengamat pasar modal Willy Sanjaya kepada INILAH.COM, Kamis (4/2). "Oh iya, investor berburu saham ENRG karena menjelang penutupan right issue yang dijaga di 185 sebelum tanggal 8 besok," katanya.
Dengan memegang saham ENRG sebelum tanggal tersebut maka investor berharap mendapat diskon saat dijual lagi. Dengan harga saat ini di Rp175 dan target harga Rp185 maka investor memainkan selisih tersebut.
Hingga pukul 15.00 WIB saham ENRG menguat Rp1 ke Rp175 dengan volume transaksi 1.812.559 unit saham senilai Rp158,9 miliar sebanyak 2.413 kali transaksi. Saham ENRG sempat menembus level tertinggi di Rp177 dan terendah di Rp173. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !