inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PDIP: Koalisi Demokrat Jangan Bodohi Rakyat

Headline
Eva Kusuma Sundari - Inilah.com
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Jumat, 5 Februari 2010 | 11:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat mengumpulkan mitra koalisinya di Hotel Mulia, Kamis (4/2) malam, mebahas soal Pansus Century. PDIP meminta agar koalisi Demokrat tidak membodohi rakyat.

"Saya mohon dengan sangat masyarakat jangan dibodohi. Jangan dikocok-kocok bertolak belakang dengan keinginan rakyat. Pansus ini standarnya harus kebenaran dan objektivitas," ujar anggota Pansus Century dari Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (5/2).

Ia mengatakan, setiap partai bukan hanya sekadar membela kepentingan koalisinya saja dalam mengusut skandal Century ini. Sebab, hal itu malah akan merugikan parpol itu sendiri.

"Seperti Golkar misalnya, kalau Golkar harus membabi buta membela Demokrat, untuk jangka panjanganya malah akan rusak juga. Janganlah kekuatan dan kekuasaan itu dipakai untuk menekan kebenaran," katanya.

Dirinya mengaku sedih dengan apa yang dilakukan Demokrat menekan mitra koalisinya dalam Pansus. Sebab, hal itu dapat memperburuk citra DPR.

"Aku yang sedih dengan adanya deparpolisasi dan deparlemenisasi sekarang ini. Orang yang sudah tak percaya DPR, semakin dirusak oleh koalisi yang dipaksakan itu. Seharusnya Pansus ini merupakan momentum untuk menyelamatkan dan memulihkan citra DPR," imbuhnya.[mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.