INILAH.COM, Jakarta - Wakil Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja akan mengambil tindakan tegas bagi orang dalam Bank BCA yang terbukti terlibat dalam kasus pembobolan uang via mesin ATM.
Hal itu disampaikan oleh Jahja Setiaatmadja saat dihubungi, Jumat (5/2) pagi. Saat ditanya apa sanksi yang akan dikenakan kepada pejabat maupun karyawan Bank BCA yang terbukti ikut dalam kasus pembobolan ATM, dirinya mengatakan akan memberikan sanksi tegas.
"Apa yang dilakukan tersebut sama saja dengan perbuatan mencuri uang," ujarnya "jadi peraturannya tegas, akan dipecat bila terbukti bersalah dan diproses hukum, terimakasih," tambahnya.
Sementara itu, Polri hingga saat ini masih menyelidiki dan mendalami keterlibatan AS, yang merupakan supervisor BCA. AS sendiri ditangkap pada 30 Januari lalu, di Bandung.
"Selain masih menyelidiki sindikat pembobolan dana nasabah, polisi juga mendalami keterkaitan pelaku yang adalah orang dalam sendiri selain AS supervisor BCA cabang bandung yg ditangkap tim mabes polri
di Bandung," jelas Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi. [ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !